Dikutip dari KBRN, Pamekasan: Pemerintah Kabupaten Pamekasan resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) untuk mengoptimalkan tanda tangan elektronik (TTE).
Peluncuran sekaligus bimbingan teknis aplikasi Srikandi itu digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan, di hotel Cahaya Berlian, Rabu (30/10/2024).
Pada kegiatan tersebut menghadirkan Deputi Bidang Informasi dan Pengembangan Sistem Kearsipan, Andi Kasman serta para kepala organisasi perangkat daerah, camat dan administrator dari masing-masing OPD.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Kasman menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi Srikandi ini dapat menghemat keuangan negara.
“Secara nasional, per tahun 2023 lalu, penggunaan aplikasi Srikandi dapat menghemat keuangan negara hingga Rp3,91 triliun,” ucapnya.
Kemudian, manfaat aplikasi Srikandi dapat mengurangi penebangan pohon termasuk mengurangi limbah kertas. Serta meningkatkan akuntabilitas kearsipan.
Sementara itu, Kepala Disperpusip Pamekasan, Achmad Sjaifudin mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk komitmen penggunaan aplikasi Srikandi di semua OPD.
“Ini harus segera diterapkan secara masif. Jangan sampai masih ada OPD yang tidak menerapkan aplikasi Srikandi,” tegasnya.
Ia menambahkan, ke depan dengan penggunaan aplikasi Srikandi akan mempermudah proses administrasi dan mengurangi pengeluaran biaya alat tulis kantor.
“Kami bersama Diskominfo juga mulai melakukan pendampingan ke masing-masing OPD terkait cara penggunaan aplikasi Srikandi,” pungkasnya.