Tingkatkan Literasi Sejak Dini, Dinas Perpusip Pamekasan Gelar Workshop Membaca Nyaring bagi Siswa SD Plus Nurul Hikmah Pamekasan

Tingkatkan Literasi Sejak Dini, Dinas Perpusip Pamekasan Gelar Workshop Membaca Nyaring bagi Siswa SD Plus Nurul Hikmah Pamekasan


PAMEKASAN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Kabupaten Pamekasan terus berkomitmen dalam menumbuhkan minat baca dan meningkatkan literasi di kalangan generasi muda. Berlokasi di Aula Dinas Perpusip, hari ini (18/05/2026) digelar kegiatan Workshop Membaca Nyaring (Read Aloud) Tingkat SD.

Kegiatan edukatif ini diikuti oleh kurang lebih 50 siswa-siswi kelas 5 dari SD Plus Nurul Hikmah Pamekasan. Dengan penuh antusias, para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara yang dirancang interaktif untuk mengenalkan metode membaca yang menyenangkan.


Rangkaian Acara Pembukaan

Acara diawali dengan sesi pembukaan resmi yang dihadiri oleh jajaran struktural Dinas Perpusip serta pihak sekolah.

  • Sambutan Kepala Dinas Perpusip Pamekasan: Dalam arahannya, Kepala Dinas Perpusip menekankan pentingnya metode read aloud sebagai fondasi untuk membangun kedekatan anak dengan buku. Membaca nyaring bukan sekadar melafalkan teks, melainkan menghidupkan cerita agar anak-anak lebih mudah menyerap informasi dan berimajinasi.
  • Sambutan Perwakilan Sekolah SD Plus Nurul Hikmah: Pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Dinas Perpusip atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan. Kegiatan ini dinilai sangat sinkron dengan program literasi sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas dan gemar membaca.

Penyampaian Materi dan Praktik Mandiri

Memasuki acara inti, para siswa diajak untuk menyelami keseruan dunia literasi melalui beberapa tahapan:

  1. Materi Membaca Nyaring (Read Aloud): Nara sumber memaparkan teknik mendasar membaca nyaring, mulai dari pengaturan intonasi, ekspresi wajah, hingga cara membangun interaksi dengan pendengar saat membacakan buku.
  2. Pelaksanaan Read Aloud: Sesi simulasi langsung di mana pemateri mempraktikkan cara membaca nyaring di depan seluruh siswa. Suasana aula tampak hidup saat para siswa merespons jalannya cerita dengan penuh tawa dan rasa penasaran.
  3. Pengerjaan Lembar Kerja: Untuk menguji pemahaman dan daya kritis, siswa-siswi diminta mengisi lembar kerja kreatif yang berkaitan dengan cerita yang telah didengar. Melalui aktivitas ini, konsentrasi dan kemampuan memahami pesan cerita para siswa diasah dengan baik.

Ajang Unjuk Bakat Peserta

Sebagai penutup keseruan workshop, beberapa perwakilan siswa-siswi SD Plus Nurul Hikmah dengan berani tampil ke depan untuk mempraktikkan langsung teknik read aloud yang baru saja mereka pelajari. Dengan membawa buku cerita, mereka menunjukkan kebolehannya dalam mengatur intonasi dan ekspresi di hadapan teman-temannya.

Melalui workshop ini, Dinas Perpusip Kabupaten Pamekasan berharap metode read aloud dapat diterapkan secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, demi mewujudkan Kabupaten Pamekasan yang semakin literat.


> Pesan Humas: Dokumentasi lengkap jalannya acara dapat dilihat pada galeri foto di bawah ini.