(0324) 3515799 – 325058 ::::: WhatsApp : 0878-5995-5556 ::::: Alamat : Jl. Jokotole No. 55 Pamekasan pmk.perpusda@gmail.com

Community enggagement/Pelibatan Masyarakat, merupakan kegiatan berbasis kebutuhan masyarakat yang sering dilakukan oleh Perpustakaan Umum Pamekasan. Sebagai bentuk strategi pengembangan perpustakaan berbasis Tekhnologi Informasi dan Komunikasi.
Pada tanggal 8 – 9 September 2018, Perpustakaan mengadakan Pelatihan service mesin fotocopy dengan tujuan memberikan sebuah edukasi kepada masyarakat, bahwasanya perpustakaan sekarang tidak hanya tempat membaca dan meminjam buku saja tapi juga sebaga

i pusat Kegiatan Masyarakat dan media informasi dengan memberikan informasi apa saja kepada masyarakat, yang bersifat edukasi softskill terhadap masyarakat agar bisa memberikan pemahaman bagi masyarakat umum/pemuda bahkan bagi masyarakat khususnya yang punya layanan jasa fotocopy mampu melakukan trouble shooting secara mandiri, sehingga bisa menekan biaya/cost maintenance/service berkala maupun trouble/error berat.
Peserta pelatihan sangat antusias sekali karena hampir separuh peserta adalah pemilik usaha jasa fotocopy, baik dari kalangan umum maupun pemuda sangat antusias karena di pelatihan ini, di mentori oleh Bapak Endra WK, sebagai praktisi di service Fotocopy yang sudah lama dan sudah punya pelanggan di hampir di seluruh kabupaten Jawa Timur.
Pak Endra sangat cakap dan energik dalam memberikan materi, dimana di sela-sela materinya ada kata-kata motivasi bagi peserta, bagi Pak endra “sebuah pekerjaan itu jangan ditunggu, malahan harus kita ciptakan”. Itu kalimat yang sering dilontarkan pada saat memberikan materi .
Metode pelatihan kali ini memakai konsep teori langsung praktek dengan durasi hanya 4 jam saja, bisa kebayang bagaimana sebuah pelatihan service fotocopy bisa hanya dilakukan dengan waktu yang cukup singkat, mungkin kalau dibenak kita itu sebuah kemustahilan, namun tidak kalau di perpustakaan, Alhamdulillah perpustakaan mampu menghadirkan orang-orang yang smart dibidangnya, pelatihan dalam waktu singkat ini, bisa memberikan pemahaman kepada peserta baik dari segi operasional, pengenalan sparepart dan praktek.
Yang tidak kalah pentingnya metode yang paling kita unggulkan adalah mentoring/pendampingan dari mentor, semua peserta termotivasi untuk jadi seorang teknisi mesin fotocopy, karena pak Endra siap mendampingi 24 jam dalam memberikan konseling seputar trouble shooting pada mesin fotocopy, jadi peserta semangat dan yakin untuk bisa praktek dan mengaplikasikan langsung dilapangan, bahkan semua itu dihargai dengan tangan terbuka saja alias gratis, karena sang mentor selalu memberikan motivasi dengn kalimat, (kalo kerja jangan mikir materi dulu, tapi tunjukkan kinerja kita). Luar biasa pak endra bisa memberikan materi yang singkat, padat, menjanjikan kepada semua peserta. Di akhir sesi semua peserta membuat group Medsos untuk media edukasi dan sharing terkait pengembangan kedepan. Al hasil ada 5 peserta yang siap menjadi asisten pak endra dalam memberikan layanan jasa service mesin fotocopy , walaupun tanpa di bayar sekalipun, karena peserta merasa butuh dan semangat dalam belajar/mengasah kreativitas nya. “AYO KE PERPUSTAKAAN UNTUK HIDUP LEBIH BAIK”