Perpusda Pamekasan Lakukan Pembinaan Serta Diklat Terhadap Pengelola Perpustakaan Binaan  

Pamekasan, teopong-Perpustakaan daerah (perpusda) Kabupaten Pamekasan melakukan pembinaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) terhadap pengelola perpustakaan binaan yang diikuti 75 peserta yang tersebar di 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan selama empat hari yang dimulai dari 2 hingga 5  pada 2017 yang ditempatkan di aula Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) jalan Jokotole Kabupaten Pamekasan.

Menurut pemateri pada kegiatan pembinaan pendidikan dan pelatihan pengelola perpustakaan binaan Sri Hartono S.sos kepada sejumlah wartawan, peserta supaya dapat menjalankan dan mengelola perpustakaan sesuai dengan operasional dan diharapkan pada sistem otomasi, karena pengelola perpustakaan desa, baik di Pondok Pesantren maupun di Taman Baca Masyarakat (TBM) jumlahnya sangat terbatas dan hanya dikelola oleh satu orang. Oleh karena itu, dengan menggunakan otomasi akan lebih mudah untuk melakukan sirkulasi dan pengelohan bahan perpustakaannya sehingga dengan menggunakan sistem tersebut dapat dikelola lebih dari satu orang. Disamping itu pihaknya bukan hanya mendampingi di Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) saja tapi peserta juga harus bisa dan mandiri dalam pengelolaan perpustakaannya.

“Kami harap seluruh peserta mengerti dan memahami dalam mengelola perpustakaannya dengan sistem IT tersebut,” katanya.

Ia mengharapkan, perpustakaan didesa dapat menjadi perwakilan dari perpusda untuk didaerah yang tidak dapat dijangkau oleh perpustakaan umum sehingga masyarakat daerah di desa-desa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

Oleh karena itu, dengan adanya perwakilan perpustakaan umum di desa dapat menambah wawasan dan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat di desa itu dapat meningkat dan taraf hidupnya juga meningkat.

“Dalam Peraturan Desa (Permendes) telah diatur bahwa setiap desa wajib menyediakan gedung perpustakaan bacaan dan fasilitas sarana prasana yang dibutuhkan oleh masyarakat, supaya SDM masyarakat meningkat sehingga taraf hidupnya juga ikut meningkat,” pungkasnya.

Sementara menurut Sekretaris Perpusda Pamekasan, Akhmad Zaini Mpd, menghimbau kepada seluruh peserta pembinaan pendidikan dan pelatihan agar didalam pengelolaan perpustakaan memiliki dampak terhadap pengembangan dan peningkatan terhadap kualitas hidup masyarakat, baik dari pengetahuan maupun dari sisi ekonomi sehingga masyarakat taraf hidupnya semakin meningkat.

“Kami harapkan bagi peserta supaya dapat mengembangkan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,baik dari pengetahuan maupun dari sisi ekonomi melalui buku bacaan tersebut,” harapnya. (halis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *