Press "Enter" to skip to content

Pelatihan Strategi Pengembangan Perpustakaan berbasis IT bagi Perpustakaan Kelurahan/Desa dan TBM tahun 2018

admin Perpustakaan 0

  PAMEKASAN –Pada Bulan Maret dan April tepatnya pada tanggal 13-15 Maret 2018 dan 9-13 April 2018, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan, mengadakan pelatihan Strategi  Pengembangan Perpustakaan (SPP) yang berbasis IT bagi Perpustakaan Desa dan TBM binaan yang baru.

Pelatihan yang dipusatkan di Aula Lantai 2 Perpusda Pamekasan ini diikuti oleh 40 orang peserta terdiri dari 35 orang pengelola perpustakaan Kelurahan/desa (perpusdes) serta 5 orang Kepala Desa. Adapun Kelurahan/desa dan TBM yang mengikuti kegiatan ini antara lain Desa Ponteh, Desa Tambung, Desa Laden, Desa Jalmak, Desa Kertagena Daja, Desa Larangan Dalam, Desa Pagentenan, Desa Sentol, Kelurahan Kowel, TBM Rumah Cahaya Parteker, TBM Kaju Raja Blumbungan, dan TBM Compok Literasi Desa Bangkes

Kepala Perpustakaan & Kearsipan Kabupaten Pamekasan Budi Ashari melalui Kabid. Pembinaan, Pengembangan TI  Danafia mengatakan “pelatihan SPP dan TIK bagi perpustakaan desa ini bertujuan untuk membentuk kapasitas staf (Capacity Building) pengelola perpusdes agar bisa mengelola dan mengembangkan perpustakaannya sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat yang ada di desa masing-masing yang pada akhirnya bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian perpustakaan desa nantinya akan ramai dan menjadi pusat kegiatan masyarakat, jelasnya”

Dalam pelatihan ini para pengelola perpustakaan desa tersebut mendapatkan materi tentang strategi yang dilakukan perpusdes untuk melakukan kegiatan pelibatan masyarakat, peningkatan pelayanan komputer dan internet, advokasi serta pengetahuan tentang komputer dan internet dasar yang nantinya apa yang didapat bisa disalurkan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini Danafia mengharapkan perpusdes akan lebih proaktif dalam pemberdayaan masyarakat sehingga nantinya desa itu bisa lebih berkembang  dan maju. “kegiatan ini bertujuan menjadikan perpustakaan desa/kelurahan dan TBM sebagai pusat kegiatan dan belajar masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Kedepan kita akan tetap melanjutkan program ini agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari perpustakaan”, Imbuhnya.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *